Saham perdana PT Borneo Lumbung Energi Tbk melesat ke harga Rp1300 dari harga perdana 1.170 pada pembukaan perdagangan perdana pagi ini. Total transaksi sebesar Rp270 miliar atau sebanyak 410 ribu lot.
Namun saham berkode BRON itu dicatatakan di papan pengembangan. "Perusahaan itu kan belum tiga tahun," ujar Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Eddy Sugito di Jakarta 26 Nopember 2010.
PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk melepas 20 persen atau setara dengan 3,3317 miliar lembar saham kepada publik. Perseroan meraup dana sebesar Rp5,2 triliun dengan kelebihan permintaan hingga 8 kali. Perolehan dana tersebut melebihi target semula sebesar Rp3,2-4 triliun.
Dari dana sebesar itu rencananya sekitar 50 persen akan digunakan untuk membayar utang perseroan setara dengan Rp1,9 triliun, 35 persen untuk belanja modal (capex), dan sisanya diperuntukkan sebagai modal kerja Borneo Lumbung Energi.
Perseroan merupakan produsen dan pengekspor batu bara jenis hard coking coal. Coking Coal biasa disebut batu bara metalurgi merupakan jenis batu bara yang dapat digunakan untuk memproduksi kokas sebagai reduktor dalam produksi besi dan baja. Coking coal dipergunakan untuk memproduksi bahan mentah bagi produksi pig iron.
Sekretaris Korporasi Borneo Lumbung Energi Geroad P A Jusuf menuturkan alokasi saham perdana ini banyak diserap oleh manajer investasi asing. "85 persen asing," kata dia.
Sementara itu sebanyak 2,5 persen merupakan fixed allotment dan sisanya adalah investor retail.
Kalimantan Coal
Coal Price Information
Fob mother vessel
Steam Coal CIF price
Steam Coal Investor
Steam Coal Cash Price
..<<
= Steam Coal =
>>..
Tuesday, April 12, 2011
PT Borneo Lumbung Energi Tbk
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment